Mediasurya.Medan, Sumatera Utara – Panitia North Sumatera International Pork Festival (NSIPF) melakukan audiensi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara dalam rangka persiapan Seminar Pengembangan Ekonomi UMKM Ternak Babi.
Audiensi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi para peternak terkait kebutuhan vaksin ternak babi guna mendukung kesehatan hewan dan keberlanjutan usaha peternakan rakyat di Sumatera Utara.
Dalam pertemuan tersebut, panitia seminar yang diwakili oleh Dr. Dra. Murniati Tobing dan Sondang Hasugian menyampaikan bahwa ketersediaan vaksin menjadi salah satu kebutuhan utama para peternak dalam menghadapi berbagai ancaman penyakit yang dapat menurunkan produktivitas dan menimbulkan kerugian ekonomi.
Panitia berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan dapat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan vaksin bagi peternak babi, mengingat sektor peternakan babi merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Aspirasi tersebut diterima oleh staf Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Uslan Harahap, yang menyatakan akan menyampaikan permohonan tersebut kepada Kepala Dinas agar dapat menjadi perhatian dan bahan pertimbangan dalam program pembinaan serta bantuan bagi peternak.
Dr. Dra. Murniati Tobing menyampaikan bahwa dukungan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ternak dan meningkatkan produktivitas peternakan rakyat.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan dapat membantu menyediakan vaksin ternak babi yang sangat dibutuhkan peternak saat ini. Dengan dukungan tersebut, peternak dapat lebih optimal dalam mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Seminar Pengembangan Ekonomi UMKM Ternak Babi yang akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan North Sumatera International Pork Festival diharapkan dapat menjadi forum kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas peternak dalam merumuskan strategi pengembangan sektor peternakan babi yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan para pemangku kepentingan, sektor peternakan babi di Sumatera Utara diharapkan semakin maju, sehat, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat.
