Medan, MEDIA SURYA News – Terkait Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Perum Bulog Sumut saat ini tengah menjajaki kerjasama dengan swalayan besar dan ritel modern di Sumut untuk penyaluran beras Bulog kepada masyarakat.

 

Pimpinan Wilayah Bulog Sumut Arif Mandu mengatakan, sepanjang Januari sampai Februari 2023 pihaknya sudah menggelontorkan lebih kurang 20 ribu ton beras Bulog ke 53 pasar tradisional yang ada di Medan bekerjasama dengan PD Pasar Medan dan PT Pilar untuk mensuplai beras tersebut.

 

Secara masif pihaknya mensuplai beras sehingga harga beras di berangsur-angsur normal atau terkendali dan bisa sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

 

“Nah, di samping pasar-pasar tadi kami juga ada mitra distributor dan Rumah Pangan Kita (RPK) dan toko-toko lain seluruh Sumatera Utara ini ada kurang lebih 300 mitra. Kali ini kita akan sebar secara meluas ke ritel modern seperti alfamart, indomaret yang masih dalam proses perjanjiannya. Saya kira minggu depan akan mulai berjalan,” terang Arif, Rabu (15/2/23).

 

Sambung Arif, masyarakat bisa menemukan ukuran beras 5 kg di pasar atau di ritel modern. Sedangkan di toko-toko atau grosir juga bisa dijumpai 50 kg.

 

“Mitra maunya 5 kg kita kasih. Kalau minta 50 kg kita kasih juga. Sehingga dua-duanya jalan. Kalau di ritel nanti untuk 5 kg warnanya agak kuning-kuning. Harganya tetap sesuai HET yakni Rp9.950 tidak boleh dinaikkan oleh mitra. Kalau melebihi HET berarti melanggar,” ujarnya.

 

Terkait harga ini, ditegaskan Arif, seluruh mitra Bulog wajibkan pasang spanduk. “Semua toko itu kita suruh pasang spanduk bahwa di toko itu ada penjualan beras untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dan harganya di tulis ya dan selama ini memang pembelian tidak kami batasi,” bebernya.

 

Namun, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan Operasi Pasar (OP) di kelurahan-kelurahan di Medan dan masih dalam proses pembahasan.

 

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini berjalan. Kalau penjualan di kelurahan ini nanti kami batasi minimal 2B atau 10 kg per orang. Agar semua kebagian. Kalau semua orang memborong jadi ada nanti yang tak dapat,” ucapnya.

 

Adapun untuk stok beras di Bulog saat ini ada sebanyak 10 ribuan ton dan akan ada penambahan lagi sekitar 12 ribu ton. Gula ada 50 an ton, minyak goreng ada 9.000 liter. “Kita pastikan stok cukup dan aman hingga sampai lebaran nanti,” tukasnya. (msi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *