*Batam Media Surya-id*

*JAKARTA – Ketua Umum *Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara [PWO Dwipa]*, *Feri Rusdiono, SH*, mendesak *Kapolri bersama panglima tni untuk mengusut tuntas kasus temuan barang diduga narkoba di *Club HH Planet 3, Kota Batam*.

Feri menegaskan penegakan hukum tidak boleh setengah hati. Pemilik barang dan jaringan pemasok harus dibongkar hingga ke akar, agar peredaran narkoba di wilayah perbatasan tidak terus merajalela.

*”Kolaborasi Polri – TNI, Usut Pemilik dan Pemasok”*
Penggerebekan yang dilakukan Bareskrim Polri di salah satu tempat hiburan malam di Batam beberapa waktu lalu menyita perhatian publik. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika.

Menanggapi hal itu, Feri meminta aparat bergerak cepat dan menyeluruh.

“*Kami meminta kepada Kapolri dan jajaran Subdit Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan berkolaborasi bersama TNI agar mengusut tuntas siapa pemilik barang yang ditemukan di Club HH Planet 3 Kota Batam dan siapa pemasoknya*,” tegas Feri, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, sinergi Polri dan TNI sangat penting mengingat Batam dan Kepri merupakan wilayah perbatasan yang rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

*Batam – Kepri Jangan Jadi Sarang Narkoba*
Feri menyoroti dampak serius peredaran narkoba terhadap generasi muda. Ia menilai jika tidak diberantas sampai ke hulunya, maka tempat hiburan akan terus menjadi ladang transaksi barang haram tersebut.

“*Jangan biarkan narkoba bebas berkeliaran di Indonesia khususnya Kota Batam dan Kepri. Negara harus hadir dan menunjukkan ketegasannya*,” ujarnya.

PWO Dwipa juga meminta aparat tidak tebang pilih dalam penindakan. Tidak boleh ada pengusaha, pengelola tempat hiburan, maupun oknum yang mendapat perlindungan.

*4 Poin Tuntutan PWO Dwipa*
1. *Mengungkap identitas pemilik barang bukti* di Club HH Planet 3 Batam
2. *Membongkar jaringan pemasok dan pengedar* narkoba lintas wilayah
3. *Melakukan razia terpadu Polri – TNI* di seluruh THM secara berkala dan acak
4. *Menindak tegas pembeking dan oknum* yang melindungi peredaran narkoba

“*Ini ujian bagi negara. Publik menunggu kerja nyata, bukan hanya wacana. Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi*,” tutup Feri.

Hingga berita ini diturunkan, penyidikan Bareskrim Polri masih terus berjalan. Masyarakat kini menunggu langkah konkret aparat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Batam dan Kepri.  *Red*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *