Jakarta, MEDIA SURYA News – Jeka Saragih mendapat kontrak dari UFC untuk lima pertarungan di kelas bulu. Berikut performa lima petarung Asia sebelum Jeka di kelas featherweight ini.

Kelas bulu merupakan salah satu kelas yang cukup diperhitungkan di UFC. Dari kelas ini lahir para bintang besar UFC seperti Jose Aldo, Conor McGregor, dan Max Holloway.

 

Dengan kata lain Jeka Saragih akan menghadapi lawan-lawan yang tidak mudah di kelas ini. Banyak petarung, yang utamanya asal Brasil dan Amerika Serikat siap mengandaskan Jeka.

 

Berkaca dari sejarah kelas bulu UFC, kiprah wakil Asia tidak begitu menggembirakan. Namun demikian debut wakil Asia di kelas yang baru dibuka pada 2010 ini tidak terlalu mengecewakan.

 

Berikut performa lima wakil Asia saat debut di kelas bulu UFC:

 

Jung Chan Sung

 

Atlet berjulukan Korean Zombie ini bisa dibilang wakil Asia yang lumayan sukses di kelas bulu. Jung debut di UFC pada 26 Maret 2011 dalam tajuk UFC Fight Night: Nogueira vs Davis di Washington.

 

Dalam duel melawan Leonard Garcia, Jung langsung meraih kemenangan lewat submission di ronde kedua. Sejak saat itu Jung melakoni 11 duel yang hasilnya tujuh kali menang dan 4 kali kalah.

 

Choi Doo Ho

Petarung 31 tahun ini hingga kini masih aktif di UFC. Namun rapornya tidak begitu gemilang. Dari tujuh pertarungan di UFC, Choi tiga kali menang dan kalah, serta sekali imbang.

 

Kendati demikian atlet berjulukan The Korean Superboy ini mengawali debutnya di UFC dengan gemilang. Dalam duel melawan Juan Puig pada 22 November 2014, Choi menang TKO pada ronde pertama.

 

Seung Woo Choi

 

Seung baru bergabung dengan UFC pada 2019. Atlet jebolan Top FC ini debut di kelas bulu UFC pada 20 April 2019 dengan melawan Movsar Ecloev. Petarung 30 tahun ini langsung kalah di debut lewat angka mutlak.

 

Penganut Muay Thai lantas kalah lagi pada duel keduanya. Namun dalam dua pertarungan berikutnya Seung meraih kemenangan. Sayang performa apik tersebut tak berlanjut dalam tiga duel terakhirnya.

 

Shayilan Nuerdaabieke

 

Atlet asal Xinjiang, China ini sudah empat kali bertarung di kelas bulu UFC. Shayilan mengawali debutnya dengan bentrok melawan Joshua Culibao pada 22 Mei 2021 di Las Vegas, Nevada.

 

Sayang debut itu berakhir dengan kekalahan. Shayilan takluk dengan angka mutlak. Namun petarung 28 tahun ini langsung bangkit dan menyapu tiga pertarungan terakhirnya dengan kemenangan meyakinkan.

 

Jeong Young Lee

 

Atlet berjulukan The Korean Tiger ini belum debut di UFC. Sama seperti Jeka, Jeong mendapat tiket tampil di UFC lewat jalur Road to UFC 2023. Bedanya Jeka di kelas ringan, sedang Jeong di kelas bulu.

 

Jeong adalah juara kelas bulu, setelah mengalahkan atlet China Yi Zha dengan split decision. Sebelumnya Jeong juga memulangkah dua wakil China lainnya, yakni Lu kai pada semifinal dan Xie Bin di delapan besar. (dt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *