Mediasurya, TANJUNG PURA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura resmi menutup rangkaian kegiatan Pesantren Kilat yang menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan. Sebanyak 25 warga binaan menerima sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberhasilan mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Kamis (23/7).

Pesantren Kilat tersebut bertujuan meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi keagamaan, mulai dari tuntunan ibadah, akhlak, hingga penguatan mental dan spiritual yang disampaikan secara bertahap oleh para pembimbing keagamaan.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Tanjung Pura, Zulfikar, didampingi jajaran petugas. Dalam sambutannya, Zulfikar mengapresiasi semangat dan kesungguhan warga binaan yang mengikuti program hingga selesai.

Ia mengatakan, pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam membentuk karakter warga binaan agar memiliki bekal mental dan spiritual yang lebih baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.

Program Pesantren Kilat diikuti 25 warga binaan yang telah melalui proses seleksi berdasarkan perilaku, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam mengikuti kegiatan pembinaan.

Melalui program tersebut, Rutan Tanjung Pura berharap para peserta mampu meningkatkan pemahaman agama serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Sertifikat yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi bukti keikutsertaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *