MEDAN – Kolaborasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) GAMKI Sumatera Utara (Sumut) 2026 menjadi momentum pertemuan berbagai kalangan dalam mendorong penguatan sektor usaha dan pengembangan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh dan pelaku usaha turut hadir, di antaranya pelaku usaha Mikhael Siregar, ST, Penasehat GAMKI Drs. RE. Nainggolan, narasumber Salman Alfarizi, serta penggiat usaha durian premium, Bapak Alfred Sibarani, yang disebut sebagai Staff Pajak Pengusaha Durian Premium.
Kegiatan ini digelar pada Kamis, 24 September 2026, di Ballroom Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan.
Mereka hadir bersama Ketua GAMKI Sumatera Utara, Suangro Lumbangaol, dalam rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Resilient, Reliable, Endeavor, Collaboration” atau ketangguhan, keandalan, upaya, dan kolaborasi.
Kegiatan Kolaborasi UMKM GAMKI Sumut 2026 menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha, organisasi, dan pemangku kepentingan dalam membahas peluang pengembangan UMKM.
Pertemuan ini juga mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan usaha serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
Kehadiran penggiat usaha durian premium, Alfred Sibarani, turut memberikan perhatian pada potensi pengembangan komoditas unggulan daerah, khususnya durian, yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui penguatan kualitas produk, pengelolaan usaha, dan perluasan jaringan pasar.
Sementara itu, keterlibatan unsur GAMKI dan para narasumber diharapkan dapat memperkuat ruang dialog serta pertukaran gagasan terkait tantangan dan peluang yang dihadapi pelaku
UMKM di Sumatera Utara.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara pelaku usaha, organisasi, dan berbagai pihak diharapkan dapat terus dibangun sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan UMKM dan kontribusinya terhadap perekonomian Sumatera Utara.
