KARO, mediasurya.id – Perum Bulog Cabang Karo terus mempercepat penyaluran cadangan pangan kepada masyarakat melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) dan penyaluran bantuan pangan di tiga kabupaten yang mencakup kabupaten karo, kabupaten dairi dan kabupaten pakpak barat.

Program tersebut masih berlangsung hingga Senin, 14 September 2026, sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan beras dan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Kegiatan Gerakan Pasar Murah dilaksanakan di sejumlah titik pasar kecamatan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten. Program ini bertujuan memudahkan masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga pangan.

Melalui Kepala Perum Bulog Cabang Karo, Glen Dedi MS, mengatakan bahwa Gerakan Pasar Murah merupakan bentuk komitmen Bulog dalam mendukung program pemerintah.

“Gerakan Pasar Murah adalah bentuk komitmen Bulog mendukung program pemerintah dan memastikan harga terjangkau serta stok ketahanan pangan tetap tersedia,” ujar Glen.

Menurutnya, pelaksanaan GPM di pasar-pasar kecamatan diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh beras dengan lebih mudah.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan beras tetap tersedia di pasar dan menjaga harga agar tetap terkendali.

Penyaluran Bantuan Pangan Terus Berjalan
Selain menggelar pasar murah, Perum Bulog Cabang Karo juga terus menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat di wilayah kerjanya, meliputi Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Pakpak Bharat.

Hingga Senin, 14 September 2026, penyaluran bantuan pangan yang telah didistribusikan tercatat sebagai berikut:
Kabupaten Karo: 934 ton beras untuk 31.135 keluarga penerima.

Kabupaten Dairi: 647 ton beras untuk 21.564 keluarga penerima.
Kabupaten Pakpak Bharat: 190,5 ton beras untuk 6.350 keluarga penerima.

Dengan demikian, total beras yang telah disalurkan di tiga kabupaten tersebut mencapai 1.771,5 ton, untuk 59.049 keluarga penerima berdasarkan data penyaluran yang disebutkan.

Setiap keluarga penerima bantuan memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi Juli hingga September 2026.

Bantuan Pangan untuk Meringankan Beban Masyarakat. Program bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah, baik dari tingkat pusat maupun daerah, terhadap kebutuhan masyarakat.

Penyaluran beras diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Adapun jumlah keseluruhan keluarga penerima bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 yang tercatat dalam program tersebut adalah:

Kabupaten Karo: 49.420 keluarga penerima.

Kabupaten Dairi: 43.128 keluarga penerima.

Kabupaten Pakpak Bharat: 6.350 keluarga penerima.

Perum Bulog Cabang Karo terus melaksanakan kedua program tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan beras masyarakat di wilayah kerjanya.

Erwin sitompul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *