GORONTALO, MEDIASURYA – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea didampingi Wakil Wali Kota Indra Gobel melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Kelurahan Wongkaditi, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Selasa malam (18/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari lintas instansi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga pengawasan barang dan makanan.
Dalam sambutannya, Adhan Dambea menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintah dan aparat dalam menjaga stabilitas daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah edukasi agar masyarakat mendapatkan informasi langsung dari instansi terkait,” ujar Adhan.
Turut hadir sebagai narasumber antara lain perwakilan Polres Gorontalo Kota, Danramil Kota Utara, BNN, Densus 88, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPS, BPOM, Bea Cukai, serta sejumlah instansi lainnya.
Masing-masing instansi memaparkan materi sesuai bidang tugasnya, mulai dari menjaga keamanan lingkungan, pencegahan narkoba dan radikalisme, pentingnya jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, hingga edukasi terkait produk aman dan legal di tengah masyarakat.
Pada sesi BPJS Ketenagakerjaan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Sanco Simanullang tampil santai dan komunikatif sehingga mendapat perhatian masyarakat.
Sanco menjelaskan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya manfaat beasiswa pendidikan bagi anak pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, beasiswa BPJS Ketenagakerjaan senilai maksimal Rp174 juta merupakan manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang diberikan kepada maksimal dua orang anak peserta mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
“Manfaatnya bisa sampai Rp174 juta untuk pendidikan anak. Padahal iurannya sangat ringan, bahkan untuk peserta mandiri hanya sekitar Rp16.800 per bulan,” jelas Sanco.
Ia juga menyampaikan pemerintah saat ini memberikan keringanan melalui PP Nomor 50 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi Peserta Bukan Penerima Upah (BPU), termasuk diskon iuran hingga 50 persen bagi kategori tertentu.
Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga terlihat aktif bertanya mengenai tata cara pendaftaran hingga manfaat perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Menjelang akhir kegiatan, suasana semakin meriah ketika Adhan Dambea meminta langsung kepada Sanco Simanullang untuk menyumbangkan sebuah lagu di hadapan warga Wongkaditi.
Permintaan itu langsung disambut tepuk tangan masyarakat. Dengan penuh percaya diri, Sanco kemudian membawakan lagu “Senandainya Aku Punya Sayap” ciptaan Rinto Harahap.
Penampilan spontan tersebut sukses menghibur masyarakat dan para tamu undangan, sekaligus menutup malam silaturahmi dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. (Ril)
