Mediasurya-Kota Medan kembali akan menjadi pusat perhatian dunia kuliner dan budaya melalui penyelenggaraan North Sumatera International Pork Festival 2026 yang akan berlangsung pada 7 hingga 9 Agustus 2026 di Pardede Hall.
Festival internasional ini mengusung motto “Kuliner dan Budaya”, gagasan yang disampaikan oleh Dr. Dra. Murniati Tobing (Murni Huber) bersama Ibu Monique Rijkers. Motto tersebut mencerminkan semangat pelestarian budaya melalui kekayaan kuliner khas Sumatera Utara yang telah menjadi bagian penting dari identitas masyarakat.
Kegiatan ini diketuai oleh Lamsiang Sitompul.SH.,MH yang dinilai memiliki komitmen dalam mendorong promosi budaya, pariwisata, serta pemberdayaan pelaku UMKM dan komunitas kreatif daerah.
North Sumatera International Pork Festival bukan sekadar festival makanan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan budaya lokal dan internasional. Berbagai sajian kuliner khas akan diperkenalkan bersama pertunjukan seni tradisional, musik daerah, pameran budaya, hingga aktivitas ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat luas.
Melalui motto “Kuliner dan Budaya,” festival ini ingin menunjukkan bahwa makanan memiliki nilai sosial dan historis yang kuat. Kuliner menjadi media untuk memperkenalkan tradisi, mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi dan pariwisata bagi Sumatera Utara.
Penyelenggaraan acara di Pardede Hall Medan diharapkan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkuat citra Medan sebagai salah satu destinasi kuliner terbaik di Indonesia.
Dengan kolaborasi berbagai tokoh budaya, komunitas, dan pelaku usaha, North Sumatera International Pork Festival 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan berskala internasional yang membawa manfaat besar bagi promosi budaya dan pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.
