Cibubur — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM. Malam yang hening di Komplek Perumahan Raffles Hill Blok F5 No. 7, Cibubur, Sabtu (14/03/2026), menjadi saksi kedatangan sejumlah pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Salah satu yang hadir adalah Sabam Rajagukguk, anggota DPR RI Komisi I dari Fraksi Gerindra. Dengan wajah penuh haru, Sabam datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Di hadapan jenazah almarhum, Sabam terlihat berdiri dengan tangan terlipat, memanjatkan doa. Suasana hening menyelimuti ruangan. Tubuh kaku almarhum Irjenpol (P) Edward Aritonang terbaring tenang, dikelilingi keluarga dan kerabat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Bagi Sabam Rajagukguk, sosok almarhum bukan sekadar tokoh yang ia kenal. Ia adalah bagian dari keluarga besar Toga Aritonang dan figur yang sangat dihormati dalam perjalanan hidupnya.

Sabam mengenang almarhum sebagai sosok bapak yang sering ia temui, baik di Jakarta maupun pada masa sebelum Pemilihan Legislatif. Salah satu pertemuan yang paling ia ingat terjadi di Hotel Noah, ketika almarhum memberikan banyak nasihat dan motivasi tentang kehidupan.

“Bapatua ku ini saya anggap sebagai mentor dalam hidup saya,” ujar Sabam dengan suara yang sarat emosi.

Menurutnya, meskipun telah purna tugas dari kepolisian, almarhum tetap menunjukkan semangat hidup yang luar biasa. Ia tidak pernah berhenti memberi contoh kepada generasi muda untuk tetap kuat menghadapi kehidupan.

Sabam mengatakan, almarhum selalu mengingatkan agar tidak pernah menyerah pada keadaan. Sikap tegas yang dimiliki almarhum selalu dibarengi dengan kelembutan saat memberikan arahan dan nasihat.

“Beliau sosok yang tegas, namun tetap lembut dalam memberikan arahan maupun nasehat,” ungkap Sabam.

Kepergian Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang yang pernah mengenalnya. Tidak hanya sebagai figur yang dihormati, tetapi juga sebagai sosok yang selalu memberi semangat dan motivasi kepada banyak orang di sekitarnya.

Bagi Sabam Rajagukguk dan keluarga besar, kehilangan ini terasa sangat berat. Sosok yang selama ini menjadi tempat bertanya dan menerima nasihat kini telah berpulang.

Namun, kenangan tentang ketegasan, kebijaksanaan, dan semangat hidup almarhum akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah merasakan bimbingannya.

Duka itu mungkin tak terucap sepenuhnya, tetapi doa-doa yang dipanjatkan malam itu menjadi bukti bahwa sosok Irjenpol (P) Drs Edward Aritonang MM meninggalkan jejak yang dalam di hati banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *