Tanjung Pura, MEDIASURYA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura menggelar rapat sosialisasi internal pegawai, penandatanganan komitmen penanganan benturan kepentingan serta rapat rencana aksi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Rutan Tanjung Pura, Senin (9/3/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Tanjung Pura ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan staf. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya mengidentifikasi serta memitigasi potensi benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan guna menjaga integritas dan profesionalisme organisasi.
Dalam arahannya, Kepala Rutan menegaskan bahwa penandatanganan komitmen penanganan benturan kepentingan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen seluruh pegawai untuk menolak segala bentuk gratifikasi maupun intervensi yang dapat merusak citra instansi.
Ia menambahkan, komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Rutan Tanjung Pura.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan rapat rencana aksi pembangunan Zona Integritas yang membahas berbagai langkah konkret pada enam area perubahan. Setiap kelompok kerja (Pokja) diminta untuk memperkuat inovasi pelayanan publik, baik melalui pemanfaatan teknologi maupun peningkatan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Rutan Tanjung Pura menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
Seluruh jajaran Rutan Tanjung Pura juga menyatakan kesiapan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mewujudkan predikat WBK/WBBM pada tahun 2026.
(Agung)
