Medan, MEDIASURYA – Sejak pagi, warga Jalan Kuku I, Kelurahan Kuala Bekala, Kecamatan Medan Johor, tampak berkumpul. Mereka datang bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi ingin memastikan satu hal penting: data kependudukan mereka benar dan tidak lagi menjadi penghambat bantuan pemerintah.
Kehadiran Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan, Jusup Ginting Suka, SE, dalam Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) I Tahun 2026 Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Minggu (17/1/2026), menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat.
Di hadapan warga, Jusup mengungkap persoalan yang kerap ia temui di lapangan. Banyak bantuan pemerintah gagal diterima bukan karena kuota habis, melainkan karena kesalahan data administrasi kependudukan.
“Sering orang tua marah karena anaknya tidak dapat PIP. Setelah dicek, penghasilan orang tua tertulis di atas Rp6 juta. Padahal aslinya hanya usaha kecil di rumah,” ujar Jusup.
Ia menambahkan, persoalan lain yang tak kalah serius adalah Kartu Keluarga yang belum lengkap. Ada anggota keluarga yang belum terdaftar, sehingga otomatis menggugurkan pengusulan bantuan sosial, pendidikan, maupun kesehatan.
Menurut Jusup, administrasi kependudukan adalah pintu awal untuk seluruh layanan negara kepada warganya. Tanpa data yang benar, program seperti bedah rumah, UHC, JKMB, hingga bantuan pendidikan sulit diakses.
“Jangan menunggu susah baru mengurus. Lengkapi adminduk sejak sekarang,” tegas anggota Komisi IV DPRD Kota Medan itu.
Pada kesempatan tersebut, Jusup juga mengingatkan warga tentang program beasiswa tahun 2026 yang akan dijalankan dr. Sofyan Tan mulai Maret hingga Juni. Ia meminta warga Kuala Bekala segera memastikan kelengkapan dokumen kependudukan di Dukcapil Kota Medan.
Tak hanya menyasar warga, Jusup turut memberi pesan kepada aparatur kelurahan dan kecamatan agar mempermudah pelayanan adminduk. Menurutnya, tugas pemerintah adalah membimbing, bukan mempersulit.
“Pengurusan adminduk itu gratis. Kalau ada warga yang dipersulit atau dipingpong, laporkan langsung ke saya,” katanya.
Lurah Kuala Bekala, Irwanta Ginting, menyambut baik pelaksanaan Sosperda tersebut. Ia berharap pemahaman warga tentang administrasi kependudukan semakin meningkat sehingga ke depan tidak lagi terkendala dalam mengakses pelayanan publik.
Sosperda ini turut dihadiri perwakilan Camat Medan Johor, Dinas Dukcapil Kota Medan, unsur pendidikan, pengurus PAC PDI Perjuangan Medan Johor, kepala lingkungan, serta masyarakat setempat. Kegiatan ditutup dengan dialog, penyerahan suvenir, dan foto bersama. (Agung)
